Saat bertemu denganmu Kita beradu pandang Lembutnya tatapan matamu Senyummu, Membawa pesan sederhanamu Mulai saat itu Hari hariku terpenuhi olehmu Disiangku, Disoreku, Dimalamku, Ada bayang wajahmu Kusadari itulah kerinduan Hingga kutak mampu membendung Sebuah hasrat hati terdalam Bahwasanya kusadari bahwa; Panah asmara telah merujukku kuTak kuasa kumenolak kuTak kuasa kumenahan Tiupan asmara yang datang Membawa angin kesejukan Kuyakin bahwa kau mampu Terbangkan aku meWujudkan damai bersama
15 selengkapnya......Kamis, 08 September 2005
Langganan:
Komentar (Atom)

