(Beirut, 16-18 Sept. 1982)
aku hanyalah mayat
kau abaikan atau kau bumikan jasadku
aku tak peduli
kau bakar
kau lemparkan kedalam jurang
atau kau tenggelamkan di dasar laut
aku tetap tak peduli
karena aku sudah terlanjur jadi mayat
hanya saja ingatlah aku,
aku yang sebelum ditakdirkan jadi mayat
tentang,
bahwa aku juga telah berkorban
riuhkan dengan gempar
bahwa aku juga jadi korban
agar,
menghukum mereka yang menganiaya
dan bila itu tidak cukup mampu
biarlah hukum Tuhan yang terjadi
cukuplah,
aku sebagai korban kebiadaban
aku sebagai korban kebencian
aku yang mengalami kebengisan
agar perang tak pernah lagi ada
hingga damai tercipta dan tak pernah terusik lagi
kini ragaku telah tuntas
telah rampung sampai disini
Rabu, 16 November 2011
Sabra Shatila
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Monggo Sambat