Jumat, 13 Januari 2006

Letih

Dan aku telah melakukan

Segala hal yang telah kau titahkan

Dan ku sadari

Nyataannya kau memanfaatkan dirku semata

Ucapanmu hanyalah “Lips Service” belaka

Demi tercapainya tujuan dan kehendakmu

Bahagaianya aku telah kau manfaatkan

Lebih bahagia sekali bila kau memang tulus

Perempuan kuasa Lelaki binasa

Perepuan memang madunya dunia

Lelaki rela bertekuk lutut deminya

Harta, wanita dan tahta

Lelaki mengejar demi nafsu dunia

Tak kan berhenti hingga ajal menjemputnya

15 selengkapnya......

Senin, 14 November 2005

Patient

Sampai kapankah

Jendela hatimu yang tertutup untukku terbuka

Hingga desiran angin cintaku dapat kau rasakan

Dan kau nikmati gelora asmara rinduku

Yang senantiasa hanya untukmu

Sampai kapankah

Pintu hatimu terbuka untuk cahayaku

Hingga kudapat menghela

Karena letihku mulai merasuk

Keindahan dan kedamaian yang selalu kutunggu

Dan pesona itu ada padamu

Apakah yang dapat membuat kau jatuh cinta padaku

Kurelakan segalanya untukmu

15 selengkapnya......

Senin, 03 Oktober 2005

Bejana Berhubungan

Daya tarikmu membuat aku terpesona dengan sangat hingga aku tak dapat untuk mengelak akan keindahan yang melekat pada dirimu. Banyak kata, kalimat yang menyeruak dari batinku tentang dirimu semuanya mengenai dirimu.
Akankah ada kesempatan untuk diriku ini dalam menyelami keindahan hidup bersamamu?. mungkinkah kau berikan kesempatan itu padaku?. Aku tak kuasa menolak dan aku tak kuasa menahan hingga hadirnya bayangmu senantiasa mengikuti langkah kemana aku pergi.

15 selengkapnya......

Kamis, 08 September 2005

Sekilas Pandang

Saat bertemu denganmu Kita beradu pandang Lembutnya tatapan matamu Senyummu, Membawa pesan sederhanamu Mulai saat itu Hari hariku terpenuhi olehmu Disiangku, Disoreku, Dimalamku, Ada bayang wajahmu Kusadari itulah kerinduan Hingga kutak mampu membendung Sebuah hasrat hati terdalam Bahwasanya kusadari bahwa; Panah asmara telah merujukku kuTak kuasa kumenolak kuTak kuasa kumenahan Tiupan asmara yang datang Membawa angin kesejukan Kuyakin bahwa kau mampu Terbangkan aku meWujudkan damai bersama

15 selengkapnya......

Kamis, 25 Agustus 2005

MANU_SIA_SISA

Entah kemana langkah ini selanjutnya Detik berganti menit, jam berganti hari Malamku gelap siangku buta Bagaimanapun kutetap dalam melangkah Karena di jalan berikutnya siapa tahu Dalam setiap tengok muka muka Kuberharap ada wajah yang membayang Yang tersenyum merona dan juga sama berharap Hingga berbagi senandung keriangan Hingga tak ada lagi hitam dan kelabu angan Kini Mungkin baiknya kumelepas lelah Sebab badanku sudah penuh luka Aku laiknya manusia sisa Yang hidup dalam hampa Hati ini untuk siapa aku tak tahu Wahai cinta dan kasih sayang dimanakah dirimu berada Karena lelah dan lukaku kan sirna bila kubertemu denganmu Kumohan berikanlah aku alamatmu

15 selengkapnya......