Bagaimana jadinya aku Bila tanpa ada hadirmu Dirimu terbit disaat tertentu yang tak terduga Terkadang, dirimu muncul disaat emosi meletup serta datar Pun juga tenggelam disaat aku menggebu-gebu Untuk apa sejatinya dirimu padaku? Kuakui pencetus prolog ide bahasan adalah darimu Walaupun seringkali ide itu plagiat pengetahuanku Kuharap lafalmu kedepan untukku Adalah penuntun lakon menuju naturalism Yang bukan hanya untukku semata, golonganku saja Bagaikan langit yang dicipta untuk menaungi semua
15 selengkapnya......Rabu, 11 Oktober 2006
Anekdot Cinderela
Sebuah ungkapan se-enaknya oleh mata pena yang sekenanya dalam menyusun prakata bahasa ini adalah tragedi yang tersulut oleh ironi tak turun hujan kok muncul pelangi hati siapa yang tak tergelitik tuk mencuri pandang ibarat “Nggugah Macan Turu” barang wes tangi ditinggal mlayu salahe sopo? yo gak ono sing salah pancen kahanane yen wes yo wis ora perlu dipekso titik tul gak nganggo koma। Ramadhan, 1427 H
15 selengkapnya......Jumat, 25 Agustus 2006
F@NTASI - Q
Melok mas Ari klinong-klinong nyambut gawe Mandhek ndek toko sing lumayan gede Pelabuhan jangkar jenenge, situbondo kotane Ketemu sing duwe toko, Chino, ayu rupane Klambine kuning, gak onok lengene Benike mek telu ijire Kerahe njebablah totok dodo menthok-e Ngomong sak ngomong, tak pandheng rupane Kurang luweh 35-an tahun umure Gak sengojo kethok kutange Pisan pindoh aku jek tenang-ae Barang terus-terusan, kumat gendhenge Tak rasak-rasakno, telaleku metu teko pangghene Kudu tak usek-usek ngenggen wonge Ben bar ilang pisan jokone Asal iso ngerasake Uenake, nikmate.... rasane apem-e !!!! Bah................ Itulah gambaran lika liku pikirane laki-laki yang tak laku-laku oalah.... dulur-dulur kapan yo.... ngrasakno sak temene.
15 selengkapnya......
Kamis, 10 Agustus 2006
Salinan Secarik Kertas
Wanita bukanlah komoditas eksplorasi dan eksploitasi
yang semena-mena oleh bani Adam
ku akui sepanjang perjalanan,
kaum Adam sering melakukannya,
disengaja atau tidak,
baik secara lisan
maupun dalam bentuk perlakuan terhadapnya
17.46 PM
10 Agustus 2006
Kamis, 16 Februari 2006
Sangga kening
Dalam hidup di kehidupan Butuh suatu keberanian Untuk merangkak, berjalan atau berlari Meraih mimpi menuju kenyataan Meski Tersandung, terjatuh Siap menggenggam kekalahan Siap menjadi pecundang Menggenggam bara dengan menelan pahitnya kekecewaan Apakah hal itu memupuskan langkahmu Dalam menuju sinar cahaya asa Tataplah, karena semua itu harus terlewati Jangan biarkan otakmu berfikir keras Niscaya kau takkan mampu Sesungguhnya hatilah penuntunmu Semua akan kau rasakan bersama geraknya waktu Sungguh menuju Nikmat itu harus berjuang Kamis, 11,53 PM 16 Pebruari 2006
15 selengkapnya......
