Minggu, 19 Oktober 2008

APAKAH ENGKAU PERNAH MERASAKAN ?.
SESEORANG YANG KAU CINTAI MEMUSUHIMU DAN MENJAUHIMU 
KARENA CINTAMU KEPADANYA.
SESESAK APAKAH GEJOLAK DADAMU?
BERHARAP DIA MEMELUK BERBALIK MENIKAMMU
SESUATU TELAH TERJADI DISANA DIMANA ANGAN MANUSIA TAK SELALU TERWUJUD DALAM SEKEJAP. DAN AKU PERNAH MERASAKANNYA.

inspirated by :
AS GOOD AS IT GET
the movie


at : 03:08 AM
19 Oct 2008

15 selengkapnya......

Rabu, 15 Oktober 2008

Kabar Petang

Kabar telah datang bersama hembusan angin summer malam ini, aku yang baru saja melanglang buana dari jagad barat (dawarblandong) masih terengah-engah begitu bersandar di tepian. Terlibat perbincangan dengan kawan dan sahabat. Riuh kicau mereka menyambut kadatanganku. Begitu perbincangan menjurus pada kisah pilumu aku tersedak dan tertegun hati. Yang kudengar dari mulut-mulut mereka bahwa dirimu telah melahirkan seorang buah hati (son). Kupejamkan mata sesaat, mencoba untuk menepis berita yang belum tentu benar adanya. Namun aku terseret bersama desas-desus, yang berkenaan dengan kronologi akan hal itu menjadikan suatu rumor dalam lingkungan sekitar tempat tinggalmu, hingga kisah usaha Bapakmu dalam menutupi aib yang melanda kehidupan keluarganya, atau mengklarifikasikannya, telah disampaikan dalam jamaah tahlil bahwa dirimu telah dinikahkannya pada bulan Januari lalu.

Aku yang masih terdiam dan tertegun akan berita itu menerawang membayang. Andaikata hal itu benar adanya, Sungguh ...... sayang seribu satu sayang.
Tapi api telah membakar arang untuk menjadi abu. Apa yang telah terjadi adalah masa lalu yang mejadi pelajaran yang begitu berharga bagi kita, “Manusia” dan Allah Tuhan alam semesta jagad pasti akan membuka pintu ma’af bagi hambanya dengan perantara Taubatan Nasukha.
Aku disini yang masih menyayangimu menyisakan penyesalan atas apa yang telah terjadi padamu dan keluargamu. Keprihatinan mendalam. Dirimu adalah anak pertama dan sebagai kakak bagi adik-adikmu, pun seharusnya menjadi tauladan bagi mereka, menjadi contoh panutan dan kebanggaan mereka.
Bertahun sudah kita tak pernah bertemu, komunikasi terakhir yang terjalin adalah pada saat lebaran 1429 H kemarin. Terakhir kali kudengar merdu suaramu dikala Ramadhan kemarin, dimana telah kau hubungi aku dengan nomor lain, namun aku yang masih seperti biasa terlelap oleh indahnya mimpi tak menyadarinya. Disaat aku terjaga dan mengetahui panggilan tak terjawab hingga 4x membuat aku tergerak untuk menghubungi kembali. Terdengar alunan nadamu dan aksenmu yang begitu kuat, meskipun kau berpura-pura sebagai orang lain.
Selang satu hari kau kirimi aku ucapan selamat menjalankan ibadah puasa. Aku tambah yakin kalau yang menghubungi aku kemarin adalah dirimu.Malam ini sedikit banyak aku masih terngiang dan memikirkan dirimu. Sungguh alangkah bahagianya dirimu, teruama kedua orang tuamu, seandainya semua itu terjadi dalam sebuah perjalanan yang seharusnya dan yang diridhoiNya.
Aku masih terpana dan mencoba mengingkari berita itu, hatiku masih tak rela bilamana itu terjadi padamu. Hati telah basah oleh cucuran air mata batinku, sungguh aku akan ikut berbahagia bilamana hal itu melalui proses keabsahan menurut kayakinan kita. Aku rela dan pasti aku turut bahagia. Bukan sebaliknya, keprihatinan seperti saat ini.Pesanku untukmu, (yang mungkin tak akan tersampaikan dalam kenyataan)
Kuatkan dirimu dalam menjalani langkah kehidupan, teruslah lurus memandang dalam menggapai harapan untuk masa depan. Janganlah kau tengok kebelakang yang berlalu adalah pelajaran. Janganlah penyesalan itu untuk kau ratapi karena hal itu tak ada guna, bagimu dan bagi semua. Rawat & bimbinglah buah hatimu dengan ketulusan rasa sayangmu sebagai seorang ibu.
Aku yang menyisakan cinta untukmu hanya bisa mendoakan untukmu dan keluargamu, semoga kesabaran, kebahagiaan senantiasa menyelimuti hatimu. Jangan patah semangat karena harapan itu masih ada, dan aku masih disini untukmu.
SELAMAT MENJADI SEORANG IBU My Litlle Angel

15 selengkapnya......

Selasa, 07 Oktober 2008

Memory Oktober

Hampir dapat kupastikan, jika aku yang sebelumnya bermimpi untuk memiliki dirimu berjalan dengan cintaku seorang diri, tak terbalaskan dalam naungan kasihmu.
Segala pertimbangan telah terjadi dalam termenungku, diantaranya resiko bertepuk sebelah tangan atau gayung cinta yang tak bersambut.
Sebuah kesempatan bertemu denganmu telah terjadi dan itu akan terulang dan berulang lagi. Seperti halnya malam ini, lewat sebuah perantara kejadian hingga untuk pertama kalinya sejak kamu mudik kita bertemu kembali. Agak kikuk aku di hadapmu, aku yang mencoba tuk bersikap wajar dan biasa tiba – tiba menjadi beringsut mengkerut kecut hati dihadapmu. Kekuatan fatamorgana yang dasyat memang!.

Menatap wajahmu aku tak sanggup, apalagi menatap bola matamu. Aku jadi kecil dan seakan tak berarti.
Dalam hal ini aku mesti bersikap tegas padaku. Menjaga jarak dan porsi sebuah pertemuan demi menghambarkan asa yang telah kuciptakan sendiri. Aku harus mampu melunturkan jiwa yang terlanjur sakit terhadapmu. Tak akan lari dalam menghadapimu bila memang harus dihadapi. Dan akan kusimpangkan bila dapat.
Andai saja ........................................ pasti akan kubawa pergi jauh melampaui batas negara ini, dalam menuju sebuah penghidupan yang lebih baik, lebih layak dan itu akan kupersembahkan kepadamu.
Karena faktanya seperti ini maka akan tertunjukkan kepada siapapun dan dimanapun bahwa aku mampu dan aku bisa membuktikannya kesana.
Karenamu semangat kesana manjadi lebih menggebu. Terobsesi oleh sebuah angan yang meluas. Semua itu terwujud oleh karena golongan sepertimu yang telah memandang sebelah mata dalam setiap kehadiranku. Aku jadi merasa terlecehkan dan tercampakkan. Bagi kalian aku ibarat “Tebu”, dan bagaimanapun juga itulah sebuah garis yang harus kulewati berkali – kali.

15 selengkapnya......

Minggu, 05 Oktober 2008

Morning Has Broken

Ku terus melangkahkan jejak yang tak bertepi,
Bersandar keyakinan tuk memahami sebuah arti asa,
Dalam perjalanan menuju sebuah kedamaian hidup,
Menerjang badai demi sebuah ketenangan batin yang hakiki,
Dari semua yang terang hingga semu,
Terbaca maklumat sikap yang tak terperinci,
Membuat hatiku goyah terhadapmu, Harapanku tertutupi oleh kabut gunung,
Yang sengaja kau hembuskan,
Aku merasa telah kau hiraukan,
Disana aku merasa tiada arti,
Hingga aku mencemooh,
Aku yang terbodohi oleh desakan jiwa,
Yang terbuai oleh hasrat yang menggebu,
Langit tak lagi berbintang,
Yang tersisakan hanyalah nyanyian malam,
Meninggalkan luka berlabur hitam,
Meski begitu aku masih menunggu pijar fajar.

Minggu, 5 Oktober 2008

15 selengkapnya......

Sabtu, 27 September 2008

Terkungkung

Air mata batin bercucuran pedih Tak menetes nyata di mata, hingga Sesak terasa sangat membebani dada Sangatlah sesak...... Gemuruh yang pernah terjadi Kudiamkan dalam lambat waktu Menunggu dan mengumpulkan kekuatan Untuk meletuskan sebuah hasrat itu Berat hati untuk ungkapkan jati diri Terpendam di dalam benak Kala terpekur sendiri Murung menyelimuti kulit wajah Tak ada semangat apapun Lusuh .... lusuh ..... lusuh. Aku kusut dalam menunggu Haruskah aku diam membisu Seperti gunung yang mati Menunggu dan diam seperti batu Sabtu, 27 September 2008 23:45 PM

15 selengkapnya......

Sabtu, 06 September 2008

..... Kepadamu aku Mawaddah

Dalam tengah kesempatan aku kenal dirimu
Kemudian aku terseret dalam keadaan
Ditiap kesempatan aku perhatikan dirimu
Berdegub kemarau jantungku
Mata terkesiap kala memandangmu
Ideal nan sederhana

Pernah aku lari dalam sebuah keadaan
Dimana kamu hadir disana
Mencoba menghambarkan asa cinta kepadamu
Karena aku takut terjerembab lagi
Karena aku pernah merasakan pahit itu
Karena aku tak ingin pahit itu datang lagi
Begitu juga aku malu pada diriku
Aku hanyalah secuil dalam sebuah keberdayaan
Yang seakan tak pantas bersanding denganmu

Takdir tak bisa kuhindari
Seiring waktu dalam kebersamaan
Muncul disana dan tumbuh disini
Beragam corak warna cinta tertuju padamu

Hingga ketika malam aku menghadapNya
Sungguh !, bersimpuh aku menengadah
“Allah ya tuhanku dalam takdirMu aku memilih”
Maka aku memohon dan berharap kepadaNya dirimu
Karena itu DIA aku yakin kamu mampu dan kamu bisa
Dengan begitu tulus dan ikhlas setia
Dalam membangun sebuah keluarga Mawaddah, Warahmah, Amanah.

15 selengkapnya......

Kamis, 04 September 2008

You are

kamu satu diantara wanita yang kukenal
lembut dan sederhana disana
datang perlahan dan kemudian merambat
menjadi suatu harapan

kamu satu diantara yang singgah dan kemudian menetap
hingga aura itu ingin kukejar
menghentak degub berirama asmara

that’s you are
Anything for Anyone
Anykind with Anymore, Anytime

15 selengkapnya......

Menuju Tujuan

aku berusaha mencoba tak akan berjalan kedepan jika di sana masih tersirat samar ada lobang yang menganga ataukah tak ada karena disini saya berusaha untuk tidak terperosok dalam kubangan yang sama dan serupa bila isyarat itu pasti tak ada jalan cepat atau lari pilihannya tak tengok kanan dan kiri tak juga kebelakang hanya satu tujuan lurus kedepan maju terus hingga tak ada istilah mundur dan bilamana telah tiba di tujuan namun ternyata alangan tak bisa terhindar dan rintangan tak bisa dihalau maka akan kupasrahkan pada nasib dan garis KuasaNya tak akan terus kuratapi menyesal menangisi yang ada hanyalah termenung diri terpekur tuk bangkit karena disana masih ada asa aku yakin dan masih percaya karenaMu ku sahaja karenaMU ku bercahaya Kamis, 04 September 2008 Ramadhan Ba’da Sahur At 04 : 12 Am

15 selengkapnya......

Selasa, 26 Agustus 2008

Perjuangan Berjuang

Sekarang aku masih bukan apa-apa Aku masih biasa bukan luar biasa Meskipun begitu Aku akan terus berusaha kesana Sebanyak apa aku belajar Akan seluas itu aku memahaminya Semakin banyak yang ku topang Akan semakin tambah kekuatanku Sesering apa aku terbentur Akan sekuat itu aku menahannya Sejauh mana aku terhempas Akan secepat itu aku melaluinya Selama nadi berdenyut Dan jantung berdetak Benturan dan hempasan senantiasa ada Karena itulah hidup dalam kehidupan Made at : 26 August 2008 02:12 AM

15 selengkapnya......

Sabtu, 23 Agustus 2008

...........................Mati.

Kehampaan yang terbuat oleh ulah diri Kesengsaraan terlanjur menggelayuti Hadir dalam kesenduan isak tangis ratapan Lanturan kalimat yang tak terjaga Memaksa kita memasuki sisi ruang gelap Menjadikan langkah terantuk antuk Disibukkan oleh gundah gulana Kekhawatiran yang menuju ketakutan tak beralasan Saat itulah kita sedang sakit jiwa Sungguh bila kita benar-benar menyadarinya Jiwa yang lelah, hati yang remang gelap Terbuai oleh indahnya dunia Surga seakan hanya ada disana Seolah kehidupan tak akan pernah mati Yakinlah, semua itu lebih dari yang kau tahu Lebih dari apa yang terpahami oleh hitungan semua ilmu Yakinlah itu pada hati nurani Sebuah kerajaan Maha Besar menguasai segala jagad raya Sesuatu diluar nalar akan diketahui, KELAK !! Dikala kita semua telah terkubur dan dibangkitkan kembali Sabtu, 23 Agustus 2008 01:54 AM

15 selengkapnya......

Sabtu, 12 Juli 2008

Coklat cc

Hm…. Coklat, I like it. Meskipun pada akhirnya harus kurelakan untuk berbagi, seperti salah satu iklan TV, pada temen-temen & ponakan yang kebetulan pada nangkring kerumah. So … whatever Coklat tetep coklat, Sweet like a child. Thx so much cece, Thanks for All. Ps : thanks juga tuk photo NH-nya,

15 selengkapnya......

Kamis, 12 Juni 2008

Yang Tertunda

Nada-nada telah menginspirasi hasrat khayal Alunan yang melarutkan jiwa menuju kedamaian Aroma firdausmu meleburkan segala lara Serasa damai tanpa ingar bingar puja puji Hadirkan pada hamba2 keabadian cinta dan kasih sayang Ketentraman yang menggelora disetiap gerak detik waktu Aku mohon jangan kau belah Hati yang terlanjur termenung, tercenung bisu * Menikmati semerbak khayalan kalbu Saturday, 12th June 2008 At 03:33 AM

15 selengkapnya......

Minggu, 09 Maret 2008

Aku Jatuh Cinta Lagi

Cinta, bertahun sudah aku melupakanmu
Kini kau mulai bersemi
Tak pernah kuminta tuk tumbuh dihati
Meski begitu kau tetap bersemayam dan berkembang
Dan aku terlalu takut tuk merasakan lagi
Lalu menyerah sebagaimana dulu itu

Aku takut jatuh cinta
Karena kau telah berkali menjatuhkanku
Merobek hatiku, memenggal hasratku
Lalu tinggalkan aku merana lagi

Biarlah aku seperti dulu
Seperti aku sebelum mengenalmu
Meski ada masa tak ceria
Namun hati tak tersakiti olehmu

Yang tak kumengerti
Walau begitu, kenapa hati tak pernah jera menyambutmu
Dan desiran itu terngiang lagi
Biarkan berjalan melewati ruang hatiku
Memasuki jiwa bagai bulir salju tetesi kalbu

Akankah kau menjadi surga dalam hidupku
Menaungi jiwa yang telah lelah bermimpi


Dedicated to :
@ny, who Someone I like N’ I love
@ Simply Girl with @ Behaviour
@ Trully Beautiful Woman on You

Minggu, 03.00.53 AM
09 Maret 2008

15 selengkapnya......

Selasa, 26 Februari 2008

Flury

Njlaret abang ijo biru ungu koyok pelangi Mlaku-malku sak sire, kalem lagak-e Mripatku mung iso nyawang solahe Pemandangan sing apik sing nyele karo liyane Koyok ono neng ruang sing petheng dhehdhet Banjur ono cahya sing lintang Ora ono sing keno di dhelok, liyane cahya iki Pancen bedo screen saver iki. Sementara saiki yo iki sing tetep tak gawe Tenimbang sing liyane

15 selengkapnya......